15 juli 2002
Mega itu diam, tak bergerak oleh hembusan sang bayu
Ada semburat duka menyusup di wajah agung itu
Pancaran mentari pun tak mampu usik laranya
Ia kini tenggelam bersama semu
Satu persatu khayal itu mengisi kalbu
Mengusik nurani yang sudah terkubur
Mengangkatnya ke semak-semak peraduan mimpi
Hangatkan diri dalam pelukan ibu
Mencari kedamaian yang sempat pudar
atau sekedar rehat tuk menata hati
Entah darimana.. tiba-tiba saja sosok itu kembali utuh
Menguasai tiap jengkal relung jiwa
Menyisakan sepenggal asa yang perih
Akan suatu misteri tentang cinta
Ingin rasanya hati ini ku bekukan
dari segala yang ada, dari semua angan
Namun sutradara abadi berkata lain
Ini semua memang sebuah perjalanan
Aku coba bertahan
sampai batas-batas harapan
Kini yang tersisa juga hanya satu
keinginan tuk hanya ucapkan
Aku tetap disini, tetap disini
Hanya menanti
…..